Regional

Rabu, 16 September 2020 - 19:40 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Cipayung Plus Kota Medan Dinilai Sentimen dengan Deklarasi yang Dilakukan KAMI

KOLEGA.ID – Medan | Koordinator Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) Wilayah Sumut Ade Pitryan mengatakan Cipayung Plus Kota Medan gagal paham terkait munculnya KAMI yang beberapa hari lalu melakukan deklarasi untuk Wilayah Sumut.

“Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) wilayah Sumut adalah sekumpulan aktivis mahasiswa yang secara perseorangan bergabung dalam KAMI, seluruh aktivis mahasiswa yang hadir dalam deklarasi kemarin terpanggil karena ingin Indonesia tidak terpecah belah dan bersatu dalam bingkai kebhinekaan,” kata Ade kepada Kolegaid, Rabu (16/9/2020).

“Jadi kita hanya mengajak untuk siapa saja mahasiswa yang mau berpartisipasi dan juga memiliki satu ide dan gagasan dengan kita dalam frame dan sudut pandang yang sama melihat kondisi dan situasi kebangsaan saat ini,” imbuhnya.

Ade mengatakan pihaknya ingin mongkoreksi tudingan yang disampaikan Cipayung Plus Kota Medan terhadap KAMI.

“Cuma kita sedikit ingin mengoreksi terkait tudingan yang tak mendasar dari teman-teman Cipayung Plus Kota Medan, sehingga memunculkan sentimen yang kurang tepat atas tudingan tersebut kalau seolah-olah KAMI telah mencatut-catut nama”, terangnya.

Tak hanya itu, ade juga menegaskan terkait perihal ada cara pandang yang berbeda dari pihak diluar KAMI merupakan hal lumrah dan sah-sah saja disamping kita juga tak mempermasalahkan.

“KAMI memberikan kebebasan bagi siapa saja mereka yang memiliki spekulasi beragam atas dasar dengan mengedepankan nilai-nilai dialetika intelektual sebagai seorang mahasiswa bukan justru dengan mengedepankan cara-cara yang tendensius dan jauh dari nilai-nilai etika dalam berdinamika, kalaupun ada perihal yang kurang sepakat ya semestinya diselesaikan dengan cara-cara lebih terhormat bukan hanya sebatas buli membuli dimedia sosial,” tutupnya.

Cipayung Plus Kota Medan sebelumnya menyampaikan penolakan terhadap deklarasi dan organisasi KAMI karena menurut mereka lembaga itu hanya akan mengundang kegaduhan di Kota Medan.

“Deklarasi dan lembaga itu hanya akan menimbulkan kegaduhan,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Medan, Ilham Fauji Munthe bersama ketua HMI Cabang Medan Rizki Akbar pada Sabtu (12/9).

Penulis : ZAL

Editor : ZAL

Avatar

Writer

Artikel ini telah dilihat sebanyak: 141 views

Baca Lainnya