Pendidikan

Kamis, 24 Desember 2020 - 00:18 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Dosen BK UMN Gelar Pengabdian Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19 di MTS Swasta Lab. IKIP Al-Washliyah

KOLEGA.ID – Medan | Dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai Dosen UMN Al Washliyah, Dra. Nur Asyah, M.Pd sebagai Dosen Bimbingan dan Konseling UMN Al- Washliyah melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
PKM ini dilaksanakan pada hari Selasa (15/12/2020) di MTS SWASTA LAB. IKIP Al-Washliyah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah beserta Bapak dan Ibu Guru MTS SWASTA LAB. IKIP Al-Washliyah.
Kegiatan ini mengambil tema PKM “Sosialisasi Pentingnya Cyber Counseling Dalam Mengatasi Proses Pembelajaran Dimasa Pandemi Covid-19 Bagi Guru MTs Swasta Lab. IKIP Alwashliyah”
Seperti diketahui bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya bahwa untuk guru kelas, di samping wajib melaksanakan proses pembelajaran juga wajib melaksanakan program bimbingan dan konseling terhadap peserta didik di kelas yang menjadi tanggung jawabnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Adapun yang menjadi permasalahan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) Bagaimana cara mengetahui permasalahan siswa pada saat proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dimasa Pandemi Covid-19, (2) Pengetahuan guru mengenai cybercounseling, (3) Media yang dapat digunakan pada proses pemberian layanan cybercounseling.

Melalui kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru tentang layanan bimbingan dan konseling di MTs Swasta Lab. IKIP Alwashliyah , Guru dapat memberikan layanan kepada peserta didik dan dapat media pada saat proses pemberian layanan cybercounseling.

Dalam pemaparannya Dra. Nur Asyah, M.Pd mengemukakan cyber counseling adalah salah satu model pelayanan konseling yang inovatif dalam menunjukkan upaya pelayanan yang praktis dan bisa dilakukan dimana saja jika adanya koneksi internet, tujuannya yakni sebagai salah satu alternatif mengatasi kendala kesulitan siswa dan guru dalam pemberian proses pembelajaran dimasa covid-19, manfaat dari cyber counseling adalah Guru dapat tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, guru dan siswa dapat berinteraksi dan melakukan proses pembelajaran dengan menggunakan cyber counseling, dan memudahkan proses konsultasi bagi siswa dengan guru.

Adapun media yang dapat digunakan pada cyber counseling adalah WhatsApp, Video Confrence, Zoom, Email, Chatting dan sejenisnya. Kelebihan dari cyber counseling terebut adalah layanan konseling dapat dilakukan dimana saja, proses konseling tidak terbatas ruang dan waktu, dapat meningkatkan pemahaman guru dan siswa terutama dalam penguasaan teknologi, siswa akan lebih terbuka terhadap masalahnya karena tidak bertatap muka secara langsung, Guru dapat menjangkau siswa secara lebih luas.

Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan para guru nantinya terutama guru BK di sekolah dapat menerapkan pemberian layanan cyber counseling kepada siswa agar siswa nantinya terbantu dalam menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran yang tentunya menguntungkan bagi guru maupun siswa itu sendiri.

Editor: ARI

Avatar

Writer

Artikel ini telah dilihat sebanyak: 13 views

Baca Lainnya