Regional

Minggu, 27 September 2020 - 16:19 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Forum Diskusi Labuhanbatu Bagikan 5000 Masker Gratis untuk Masyarakat

Forum Diskusi Labuhanbatu (FORDLAB) saat pemberian 5000 lembar masker gratis untuk masyarakat Labuhanbatu, Minggu (27/09/2020)/Foto: Ist

Forum Diskusi Labuhanbatu (FORDLAB) saat pemberian 5000 lembar masker gratis untuk masyarakat Labuhanbatu, Minggu (27/09/2020)/Foto: Ist

KOLEGA.ID – Labuhanbatu | Berdasarkan Informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu, sampai saat ini sebanyak 7 orang warga yang positif terpapar Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Kabupaten Labuhanbatu.

Melihat kondisi itu, Forum Diskusi Labuhanbatu (FORDLAB) bergerak cepat melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 itu. Gerakan kemanusiaan itu berupa pemberian 5000 lembar masker secara gratis kepada masyarakat Labuhanbatu.

“Kami selaku kaum pemuda Kabupaten Labuhanbatu menginisiasi dan melakukan aksi kemanusiaan, yaitu gerakan membagikan 5000 masker secara gartis kepada masyarakat Kabupaten Labuhanbatu khususnya di daerah-daerah yang terpinggirkan seperti Pasar Sigambal, jalan dan kerumah-rumah warga dan beberapa titik lainnya,” ujar Koordinator FORDLAB, Nasky Putra Tandjung saat acara pemberian masker berlangsung, Minggu (27/09/2020) siang.

Dalam kesempatan itu Nasky juga mengucapkan terimakasih kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara yang telah memberikan bantuan masker.

“Terimakasih pada GTPP Covid-19 Sumut. Sudah kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dimasa pandemi Covid-19,” ucapnya.

Nasky yang juga merupakan Presedium Eksponen BEM Labuhanbatu itu berharap, aksi kemanusian ini dapat membangkitkan kembali rasa kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk sama-sama terlibat aktif dalam gerakan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu.

“Tentu harus dilandasi dengan niat untuk kebaikan, tanpa ada tendensi atau kepentingan lain,” katanya.

Ditempat yang sama Risky Rahman yang juga selaku Koordinator dalam gerakan aksi kemanusian menilai Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu kurang serius dalam menangani pandemi Covid-19 di Labuhanbatu.

“Kurang serius GTTP Lanuhanbatu menangani pandemi ini, makanya sebagian masyarakat Kabupaten Labuhanbatu terlihat masih ragu-ragu atau masih kurang rasa kepeduliannya dalam menyikapi bahaya Covid-19, sehingga tidak menerapkan pola hidup sehat dalam masa pandemi Covid-19 seperti diatur dalam protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga di Pasar Sigambal, Arifin, mengatakan gerakan yang dilakukan oleh Pemuda ini sangat positif, dan sangat membantu masyarakat.

“Kami bersyukur ada yang membagi-bagikan masker secara gratis, ini sangat membantu kami, terima kasih kami ucpakan untuk generasi-generasi penerus bangsa yaitu kaum pemuda dan mahasiswa yang prihatin dan peduli dengan kondisi sosial masyarakat saat ini,” ungkapnya.

 

Editor: Why

Avatar

Writer

Artikel ini telah dilihat sebanyak: 16 views

Baca Lainnya