Regional Uncategorized

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 18:06 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Kecam Pernyataan  Presiden Prancis Tentang Islam, PGK Sumut: Kita Berbeda Tapi Harus Saling Menghargai

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Istimewa)

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Istimewa)

KOLEGA.ID – Medan | Kecaman terkait pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron terus bergulir. Kali ini, kecaman disampaikan Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Utara (Sumut).

“Pernyataan beliau tentu menyinggung ummat Islam, wajar jika ada gerakan untuk mengecam pernyataan itu. PGK tentunya juga ikut menyayangkan dan mengecam pernyataan itu,” kata Wakil Ketua PGK Sumut Rizki Maulana saat ditanyai di Medan, Sabtu (31/10/2020).

Rizki mengatakan Macron tidak pantas menyampaikan hal itu karena dia merupakan tokoh publik. Untuk itu Macron disarankan untuk menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya itu.

Lebih lanjut, Rizki menjelaskan dalam berkehidupan harusnya tidak saling menyinggung antar golongan. Rizki menilai perbedaan antar sesama manusia harus disyukuri dengan saling menghargai.

“Kita tentu yakin bahwa perbedaan itu adalah kehendak Tuhan. Untuk itu, kita yang berbeda ini harus saling menghargai satu dengan yang lain,” tambahnya.

Terkait adanya insiden pembunuhan di Prancis yang menyebabkan Marcon mengeluarkan pernyataan, Riski mengatakan itu tidak ada kaitannya dengan agama manapun. Rizki berkeyakinan setiap agama mengajarkan kebaikan.

“Kan oknum, jangan di generalkan. Itu saja saya pikir,” tutur Rizki.

Diakhir, Rizki meminta agar masyarakat Sumatera Utara yang menyampaikan kecaman dengan turun ke jalan agar berjalan dengan tertib.

“Kalau ada yang mau unjuk rasa silahkan saja, itu hak di negara kita ini. Harapannya tertib dan lancar-lancar saja,” tutupnya.

Penulis : RML

Editor : ZAL

Avatar

Writer

Artikel ini telah dilihat sebanyak: 24 views

Baca Lainnya