Nasional

Selasa, 5 Januari 2021 - 20:03 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Polisi Bubarkan Pengajian UAS, HMI Sumut: Langkah Tepat

Foto: Ketua Umum Badko HMI Sumut M.Alwi Hasbi Silalahi saat silaturahmi bersama Kapolda Sumatera Utara Irjen.Pol.Drs.Martuani Sormin Siregar, M.Si beberapa waktu lalu/Ist

Foto: Ketua Umum Badko HMI Sumut M.Alwi Hasbi Silalahi saat silaturahmi bersama Kapolda Sumatera Utara Irjen.Pol.Drs.Martuani Sormin Siregar, M.Si beberapa waktu lalu/Ist

KOLEGA.ID – Medan | Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut) menilai pembubaran yang dilakukan oleh pihak aparat kepolisian pada kerumunan pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS) yang digelar di masjid Amal Silaturahmi, Jalan Timah Putih, Komplek Asia Mega Mas, Medan, Senin (04/01/2021) lalu merupakan langkah yang tepat.

HMI menilai pembubaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian itu merupakan kewenangan dan upaya dalam penegakan hukum prihal pencegahan penyebaran covid-19.

“Pembubaran kerumunan dimasa covid-19 ini merupakan kewenangan dari pihak kepolisian, hal itu juga meupakan upaya penegakan hukum dalam hal pencegahan penyebaran virus covid-19,” kata Ketua Umum Badko HMI Sumut M Alwi Hasbi Silalahi di Medan, Selasa (05/01/2021).

Katanya lagi, dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 ini, dibutuhkan sikap tegas dari semua stake holder dan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Saat ini, kita memang harus tegas untuk menindak segala bentuk kegiatan yang menyebabkan terjadinya kerumunan, tanpa terkecuali. Bukan hanya pada kegiatan pengajian seperti ini, apapun itu kegiatannya yang menimbulkan kerumunan harus ditindak tegas. Mayarakat juga diharapkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” sambungnya.

Terakhir kata Hasbi, pembubaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian itu jangan disalahartikan, menurutnya, hal itu tidak ada kaitannya dengan materi yang disampaikan UAS saat ceramah, namun karena terjadinya kerumunan.

“Mari bersama-sama kita untuk berfikir positif dan jangan salah menafsirkan soal pembubaran kerumunan itu, tindakan pembubaran itu menurut saya juga tidak ada kaitannya dengan materi ceramah yang disampaikan UAS, saat pembubaran, panitia penyelenggara kegiatan juga turut serta membantu pihak kepolisian,” tutup Hasbi.

Sebelumnya, Kasat Binmas Polrestabes Medan, AKBP Reza Fahlevi Lubis, mengatakan polisi membubarkan pertemuan tersebut demi menghindari klaster baru covid-19.

“Kita hanya menjalankan aturan pemerintah untuk sama – sama mematuhi protokol kesehatan untuk selalu jaga jarak, hindari tempat keramaian, gunakan masker, cuci tangan pakai sabun,” kata Kasat Binmas Polrestabes Medan, Senin (04/01/2021).

 

Editor: Why

Avatar

Writer

Artikel ini telah dilihat sebanyak: 2.243 views

Baca Lainnya