Regional

Senin, 11 Januari 2021 - 17:57 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Sugiat Santoso Layak Pimpin KAHMI Sumut

Foto: Instagram @sugiatsantoso

Foto: Instagram @sugiatsantoso

KOLEGA.ID – Medan | Semangat muda dan rekam jejak yang dilalui Sugiat Santoso, dinilai layak untuk memimpin Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Utara (Sumut) kedepan.

Demikian yang disampaikan Pengurus KAHMI Sumut, Ronggur Rajadoli Simorangkir, di Medan, Sabtu (09/01/2021).

“Track record berHMI nya jelas, pernah jadi Wasekjen PB HMI, Kabid Eksternal Badko HMI Sumut, Kabid PA HMI Cab. Medan, senior course dan aktif sebagai instruktur pada masanya. Saat ini beliau diamanahkan jadi salah satu Komisaris BUMN dan juga Waketum DPP KNPI, tentu itu menandakan jaringan Sugiat leading di level nasional,” tegasnya.

Menurut Alumni Universitas Negeri Medan ini, hal itu sudah menjadi modal kuat untuk pencalonan beliau sebagai Ketua KAHMI kedepan.

Sementara itu, Alumni HMI yang juga Eks Presiden Mahasiswa Universitas Medan Area (UMA), Muhammad Hasbi Simanjuntak, mengatakan KAHMI Sumut harus dinakhodai sosok Muda yang punya kapasitas dan keberanian agar KAHMI kedepan lebih diperhitungkan. Dia menilai, KAHMI belum pernah mencapai titik optimalisasi yang tinggi dalam berbagai momentum.

Katanya, jika dilihat dari perjalanan KAHMI Sumut, sejauh ini belum banyak yang bisa dibuat, baik untuk kepentingan masyarakat luas, daerah maupun kepentingan para alumni HMI.

“Dalam momentum politik, KAHMI selalu ketinggalan, bahkan tidak dihitung sama sekali. Keberadaan KAHMI sendiri pun belum mampu mengakomodasi beragam kepentingan Alumni, terbukti dari berbagai kompetisi politik, kita selalu kalah dan bahkan kehadiran KAHMI itu sendiri digunakan untuk kepentingan yang bukan alumni HMI,” tegas Hasbi.

Hasbi menilai, KAHMI kedepan harus dipimpin kalangan alumni yang punya semangat muda, hal ini penting demi merangkul semua sumber potensi yang dimiliki para alumni HMI, agar KAHMI kedepan lebih produktif dan punya manfaat strategis bagi para alumni.d

 

Editor: Why

Avatar

Writer

Artikel ini telah dilihat sebanyak: 102 views

Baca Lainnya