Pendidikan

Selasa, 22 Desember 2020 - 14:09 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Tingkatkan Kesiapan Kerja Siswa, Dosen UMN Laksanakan Pengabdian Masyarakat

KOLEGA.ID – Medan | Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang berlangsung merupakan salah satu bentuk Tridharma Perguruan Tinggi yang disampaikan oleh Ika Sandra Dewi, S.Pd., M.Pd selaku dosen Bimbingan dan Konseling UMN Al Washliyah Medan yang dilakukan di SMK 4 Al-washliyah Medan Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada hari Sabtu (12/12/2020) di SMK 4 Al washliyah Medan/ Jl. Sisingamangaraja KM. 5,5 No. 1, RT.02, Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah Bapak Imam Siregar beserta Ibu Guru SMK 4 Al-washliyah Medan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini mengangkat judul mengenai “Sosialisasi Layanan Informasi dengan Metode Problem Solving bagi Guru dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa di Smk 4 Al-Washliyah Medan”.

Dalam memberikan layanan informasi guru harus menggunakan metode atau teknik agar menarik perhatian siswa dalam memperoleh informasi. Metode pembelajaran merupakan proses atau prosedur yang digunakan oleh guru atau intruktur untuk mencapai tujuan atau kompetensi”.

Daryanto (2010:45) menjelaskan bahwa “metode mengajar adalah suatu cara atau jalan yang harus dilalui dalam mengajar, mengajar adalah menyajikan bahan pelajaran oleh seseorang kepada orang lain agar orang lain itu menerima, menguasai dan mengembangkannya”.

Hal ini menjadikan seorang guru diwajibkan menggunakan metode atau teknik ketika memberikan informasi kepada siswa.


“Metode problem solving adalah suatu pendekatan untuk membantu konseli dalam menyelesaikan permasalahan. Dengan metode problem solving siswa belajar secara mandiri untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan solusi pemecahan masalahnya.

Tugas guru adalah memberikan kasus atau masalah untuk dipecahkan oleh siswa. Dengan demikian dengan metode Problem Solving ini diharapkan dapat meningkatkan Kemandirian dan Prestadi Belajar siswa,”papar Ika Sandra Dewi.

Dalam Layanan informasi menggunakan metode problem solving ini, Ika menjelaskan, ditujukan untuk memberi kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk dapat berpikir secarasis tematis, logis, teratur dan teliti menemukan berbagai data dan fakta guna menemukan berbagai alternatif pemecahan permasalahan yang dihadapinya.

Layanan informasi menggunakan pendekatan problem solving melibatkan Guru BK sebagai pelaksana layanan, siswa sebagai sasaran layanan dan informasi sebagai isi layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan para guru nantinya terutama guru BK di sekolah dapat menerapkan metode problem solving ini dalam menyampaikan layanan informasi kepada siswa karena dengan metode ini diharapkan siswa mampu mengembangkan kemampuan berfikir, terutama didalam mencari sebab-akibat dan tujuan suatu masalah dan memberikan pengetahuan yang bernilai atau bermanfaat bagi keperluan hidup sehari-hari terutama dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa, pungkasnya.

Editor: ARI

Avatar

Writer

Artikel ini telah dilihat sebanyak: 10 views

Baca Lainnya